
Memasuki dunia perkuliahan tidak hanya berarti mengikuti kelas dan mengerjakan tugas, tetapi juga memahami sistem akademik yang berlaku di kampus. Banyak mahasiswa baru merasa bingung di awal karena istilah dan prosedur yang berbeda dari masa sekolah. Panduan singkat ini bertujuan membantu mahasiswa baru memahami gambaran umum sistem akademik agar proses adaptasi berjalan lebih lancar.
1. Struktur Semester dan Mata Kuliah
Satu tahun akademik umumnya terbagi menjadi dua semester: ganjil dan genap. Setiap semester, mahasiswa akan mengambil sejumlah mata kuliah dengan bobot tertentu yang disebut Satuan Kredit Semester (SKS). Jumlah SKS yang dapat diambil biasanya bergantung pada IPK semester sebelumnya. Mahasiswa perlu memahami bahwa semakin besar jumlah SKS, semakin besar pula beban belajar dan tanggung jawab akademik yang harus dikelola.
2. KRS dan KHS
Kartu Rencana Studi (KRS) adalah dokumen penting yang berisi daftar mata kuliah yang akan diambil dalam satu semester. Pengisian KRS biasanya dilakukan secara online melalui sistem akademik kampus dan memiliki jadwal yang ketat. Sementara itu, Kartu Hasil Studi (KHS) berisi nilai mata kuliah yang telah ditempuh dalam satu semester. Dari KHS inilah IPK dihitung dan digunakan sebagai acuan akademik di semester berikutnya.
3. Sistem Penilaian dan Evaluasi
Penilaian di perguruan tinggi tidak hanya berdasarkan ujian akhir. Kehadiran, tugas, kuis, presentasi, diskusi, dan UTS maupun UAS menjadi bagian dari evaluasi. Setiap mata kuliah memiliki kebijakan penilaian yang berbeda, sehingga penting bagi mahasiswa untuk membaca kontrak perkuliahan dengan cermat. Memahami sistem penilaian membantu mahasiswa mengatur strategi belajar secara lebih efektif.
4. Peran Dosen dan Wali Akademik
Dosen berperan sebagai pengajar dan fasilitator pembelajaran, bukan pengawas seperti guru di sekolah. Selain itu, mahasiswa juga memiliki dosen wali akademik yang bertugas memberikan arahan terkait pengambilan mata kuliah dan permasalahan akademik. Memanfaatkan peran dosen wali dengan baik dapat membantu mahasiswa menghindari kesalahan akademik yang tidak perlu.
5. Administrasi Akademik yang Perlu Diperhatikan
Mahasiswa baru perlu disiplin terhadap jadwal akademik seperti pengisian KRS, pembayaran UKT, cuti akademik, dan jadwal ujian. Kelalaian administratif dapat berdampak langsung pada status perkuliahan.
Memahami sistem akademik sejak awal adalah langkah penting bagi mahasiswa baru untuk menjalani perkuliahan secara terarah. Dengan mengenal struktur semester, sistem penilaian, serta peran dosen dan administrasi kampus, MABA akan lebih siap menghadapi dunia perkuliahan dengan percaya diri dan bertanggung jawab.
Jangan lupa buat cek blog kita disinii yaa..
