
Masa awal perkuliahan adalah fase penyesuaian yang krusial. Di tahap ini, banyak mahasiswa belum sepenuhnya memahami sistem akademik dan tuntutan belajar mandiri. Akibatnya, muncul beberapa kesalahan umum yang sering dianggap sepele, tetapi berdampak besar dalam jangka panjang. Di antaranya adalah kebiasaan menunda tugas, salah memilih mata kuliah, dan bersikap pasif di kelas.
1. Menunda Tugas hingga Menumpuk
Menunda tugas adalah kebiasaan yang paling sering terjadi, terutama karena mahasiswa merasa memiliki waktu yang lebih longgar dibanding masa sekolah. Tidak adanya pengawasan langsung membuat sebagian mahasiswa lengah dan menyepelekan tenggat waktu. Padahal, tugas yang ditunda akan menumpuk dan menimbulkan tekanan besar menjelang batas pengumpulan. Selain memengaruhi kualitas tugas, kebiasaan ini juga berdampak pada kesehatan mental. Mahasiswa perlu menyadari bahwa disiplin kecil sejak awal jauh lebih efektif daripada kerja keras mendadak di akhir.
2. Salah Memilih Mata Kuliah
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah memilih mata kuliah tanpa memahami beban dan konsekuensinya. Ada mahasiswa yang mengambil terlalu banyak SKS, ada pula yang memilih mata kuliah hanya karena ikut teman, tanpa mempertimbangkan kemampuan dan kesiapan diri. Salah memilih mata kuliah dapat menyebabkan kesulitan akademik, stres berlebihan, bahkan penurunan IPK. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memahami kurikulum, berkonsultasi dengan dosen wali, dan mempertimbangkan kondisi pribadi sebelum mengisi KRS.
3. Pasif di Dalam Kelas
Banyak mahasiswa beranggapan bahwa hadir di kelas sudah cukup. Akibatnya, mereka memilih diam, tidak bertanya, dan tidak terlibat dalam diskusi. Sikap pasif ini sering membuat pemahaman materi menjadi dangkal. Di perkuliahan, keaktifan bukan hanya soal berbicara, tetapi juga menunjukkan keterlibatan dalam proses belajar. Bertanya, berdiskusi, atau sekadar merespons dosen dapat membantu memperdalam pemahaman dan membangun kepercayaan diri.
4. Dampak Jangka Panjang yang Sering Diabaikan
Kesalahan-kesalahan ini mungkin tidak langsung terasa di awal semester, tetapi dampaknya akan muncul seiring waktu. Nilai menurun, stres meningkat, dan motivasi belajar berkurang adalah beberapa konsekuensi yang sering terjadi.
Menunda tugas, salah memilih mata kuliah, dan pasif di kelas adalah kesalahan yang wajar di masa adaptasi, tetapi tidak boleh dibiarkan menjadi kebiasaan. Dengan kesadaran sejak awal, mahasiswa dapat memperbaiki pola belajar dan menjalani perkuliahan dengan lebih terarah, sehat, dan berkelanjutan. Selain itu lingkungan yang support kamu, pasti akan mempermudah kamu adaptasi. Baik lingkungan kampus maupun tempat tinggal, contohnya kaya Fatih Kost. Kosan yang punya fasilitas yang wah tapi aman buat kantong anak kos, selain itu lingkungan yang nyaman bantu kamu buat lebih cepet adaptasi. Buat info lebih lanjut kamu bisa cek disini yaa…
