
Salah satu pertanyaan yang sering muncul di kalangan mahasiswa baru atau MABA adalah apakah perlu langsung aktif berorganisasi sejak semester awal. Di satu sisi, organisasi kampus dianggap sebagai tempat belajar soft skill dan memperluas relasi. Di sisi lain, banyak mahasiswa khawatir aktivitas organisasi justru mengganggu akademik. Untuk menjawabnya, perlu pemahaman yang seimbang.
1. Manfaat Organisasi bagi Mahasiswa
Organisasi kampus memberikan ruang belajar yang tidak selalu didapatkan di kelas. MABA bisa melatih kemampuan komunikasi, kerja tim, kepemimpinan, serta manajemen waktu. Selain itu, organisasi sering menjadi tempat membangun relasi yang bermanfaat, baik selama kuliah maupun setelah lulus.
Bagi sebagian mahasiswa, organisasi juga membantu proses adaptasi karena memberi rasa memiliki terhadap lingkungan kampus.
2. Tantangan di Semester Awal
Meski memiliki banyak manfaat, semester awal adalah fase penyesuaian akademik dan mental. Mahasiswa baru masih belajar memahami sistem perkuliahan, gaya belajar dosen, serta ritme tugas. Jika langsung mengambil terlalu banyak tanggung jawab organisasi tanpa kesiapan, risiko kelelahan dan penurunan fokus akademik cukup besar.
Tidak semua mahasiswa memiliki kapasitas yang sama di awal perkuliahan, dan hal ini perlu disadari.
3. Kenali Kondisi dan Prioritas Diri
Keputusan untuk aktif organisasi sejak semester awal sebaiknya didasarkan pada kesiapan pribadi. Jika mahasiswa sudah mampu mengatur waktu, disiplin belajar, dan memahami batas diri, mengikuti organisasi bisa menjadi pengalaman yang positif. Namun, jika masih kesulitan beradaptasi dengan perkuliahan, fokus pada akademik terlebih dahulu adalah pilihan yang bijak.
Aktif organisasi bukan kewajiban, melainkan pilihan strategis.
4. Alternatif yang Lebih Seimbang
Mahasiswa tidak harus langsung terjun penuh ke organisasi besar. Mengikuti kepanitiaan kecil, komunitas minat, atau kegiatan non-struktural bisa menjadi langkah awal yang lebih aman. Dengan cara ini, mahasiswa tetap mendapatkan pengalaman berorganisasi tanpa tekanan berlebihan.
Aktif organisasi dari semester awal tidak selalu salah, tetapi juga tidak selalu perlu. Yang terpenting adalah memahami prioritas dan kemampuan diri. Mahasiswa yang sukses bukan yang paling sibuk, melainkan yang mampu menyeimbangkan akademik, pengembangan diri, dan kesehatan mental sejak awal perkuliahan.
Jangan lupa buat baca artikel lainnya disini yaa…
